ada-ada aja, es krim dari ASI - 200ribu/gelas, tapi laris di London

1 Maret 2011 - Di London, ada berita kalau ada toko jualan susu dari ASI (air susu ibu). Entahlah, yang pasti harganya super banget, 14 pound sterling per gelas atau nyaris Rp 200 ribu. Toko es krim Icecreamist di London mulai menjual es krim itu dan namanya juga tak kalah unik : "Baby Gaga", mengingatkan orang pada penyanyi pop Lady Gaga yang kelakuannya selalu nyeleneh.
foto
Es krim terbuat dari air susu ibu (ASI) terjual habis karena laris (London)

Baby Gaga adalah campuran ASI ditambah vanila Madagascan dan lemon. Bahan baku ASI dikumpulkan dari perempuan yang dibayar 15 pound untuk setiap 10 ounce cairan dari tubuh mereka (sekitar Rp 213 ribu untuk 0,3 liter). Wah, ASI ternyata selain untuk menyusui, juga bisa dijual lho. he3x.

Hidangan itu disajikan dalam gelas martini. Nitrogen cair turut mendinginkan es krim itu di dalam gelas.

Perusahaan itu mengatakan produk mereka yang digembar-gemborkan "organik dan semuanya alami" terjual habis pada hari pertama diperkenalkan akhir pekan ini.

"Responnya menakjubkan. Awalnya orang jijik karena hidangan itu berasal dari cairan yang dikeluarkan tubuh, tapi bukankah air susu sapi begitu juga," kata pemilik usaha itu, Matt O'Connor. "Yang mencicipi ternyata senang dengan rasanya."
Betul juga sih, jika kita mencicipi cairan dari tubuh manusia sangat jijik, nah haram donk??? Entahlah, toh mereka ternyata gak jijik, dan malah senang dengan rasanya, terjual laris lagi. Hmm,sapa mo coba?
Setiap cairan dari perempuan itu, akan diuji tes kesehatan juga, karena perusahaan itu hanya menerima ASI yang lulus uji kesehatan. Badan Pengawasan Obat dan Makanan Inggris menyatakan tak ada peraturan yang melarang ASI olahan asalkan memenuhi ketentuan pangan yang aman.
Sumber: tempointeraktif

Info lebih lanjut tentang es krim ASI ini:
Dari AntaraNews 2 Maret 2011 - diberitakan kalau susu ASI ini mungkin bisa berbahaya dan dapat menularkan penyakit hepatitis.

London (ANTARA News) - Sebuah kedai es krim di London dipaksa menghentikan penjualan es krim rasa "Baby Gaga", yang terbuat dari air susu ibu (ASI).

Seperti dilaporkan Telegraph, Matt O'Connor, pendiri dan pemilik Icecreamist, mengatakan es krim itu terbukti populer di kalangan konsumen.

Bagaimanapun juga, pejabat resmi Dewan Westminster mengambil sampel untuk mengetes dan kemudian mengirim surat ke O'COnnor untuk memintanya berhenti menjual es krim itu.

"Sehubungan dengan dua keluhan dari para anggota masyarakat dan perhatian dari Health Protection Agency dan Food Standard Agency, petugas balai kota Westminster mengunjungi tempat itu pada hari Jumat (25 Februari) dan melarang es krim yang dijual karena mengandung ASI," kata Brian Connell, anggota dewan Westminster, seperti dikutip Telegraph.

Connell mengatakan pemilik kedai sudah setuju menghentikan produksi dan penjualan es krim selama produk itu masih dalam pengujian.

Dia menambahkan bahwa menjual makanan yang terbuat dari cairan tubuh orang lain bisa mengantar virus-virus dan dalam hal ini, berpotensi hepatitis.

"Sebagai otoritas lokal Dewan Westminster akan mendukung bisnis-bisnis kecil dan menyambut ide-ide inovatif yang mungkin, tetapi kami harus melindungi kesehatan konsumen," katanya.

O'Connor menyatakan larangan itu berlebihan, dia mengklaim bahan utama terlebih dulu menjalani pemindaian dan tes sebelum digunakan.

"Kami menjalani proses pemindaian sama persis dengan yang dilakukan donor darah. Jadi bila mereka mengatakan bahwa es krim ASi kami berbahaya artinya mereka juga mengatakan bahwa ASI juga berbahaya dan susu yang diberikan kepada ibu dari bank susu juga berbahaya," kata O'Connor.

ASI disediakan oleh para ibu yang tertarik iklan pada forum ibu-ibu online yang bernama Mumsnet.

Baby Gaga adalah campuran ASI dengan vanila kering Madagaskar dan kulit jeruk, yang kemudian dikocok ke dalam es krim. Harganya 14 poundsterling segelas.

Komentar